Showing posts with label old note. Show all posts
Showing posts with label old note. Show all posts

25 Jan 2013

Hari ke-23: High hopes, know me better

Sometimes I cry so hard. When I want anything but I can't have it. Tears drop and my heart hurts.. That time I want to share my problems with someone, with my friends. Hope they'll support me and make me feel better. But I can't. I don't know why. I can not tell anything to others, although I want to do it. I can't be honest when I have problems, even to myself. I just keep it inside, feel my heart beating. Then crying over and over again. Blame myself. One day my friends asked me "What happened to you honey?" and I answered, "Nothing, I'm okay". Don't ever believe me when you ask me and I answer like that. I could stand in every conditions, but it doesn't mean that I'm strong..

28 Dec 2012

Nowhere | Now//here

"Long time no see, mate. Apa kabar? Apa kau baik disana? Sedang sibukkah meneduh dari serbuan air yang selalu turun deras di kotamu pada bulan-bulan seperti ini? Atau kau bahkan tidak perduli dengan mereka sehingga membiarkan tubuhmu basah oleh hujan yang bisa membuatmu terserang flu berat berhari-hari? Kamu tidak tahan dingin, aku tau itu. Lalu kenapa aku tanyakan ini pada orang yang tidak tahan dingin? Haha. Aku tidak tau harus menulis apa. Aku hanya rindu. Tapi kita tidak kunjung bertemu. Aku harap kau tidak lupa mantel tebalmu."

Dia menyelipkan note itu diantara buku yang selesai dibacanya. Mulai membungkus buku itu rapi, seperti kado yang tidak ingin kelihatan apa isinya. Menuliskan alamat seseorang dengan sangat hafal, bahkan memejam pun, aku rasa alamat itu tetap tertulis rapi di muka amplopnya. Tidak lupa dia menyelipkan berton-ton rasa rindu yang tidak akan pernah terbayangkan oleh Dimas, kekasih, bukan, orang yang yang selama ini dia cintai. Dalam diam.

"Aku harap, walalupun aku tidak menyertakan namaku, kamu akan tau siapa pengirimnya", dia berbisik.

Sudah selesai pekerjaannya hari ini. Merindui orang yang tidak akan pernah tau dirindukan. Sudah selesai pekerjaannya hari ini. Merindukan orang yang sama bahkan setiap jam. Kalo ada penghargaan tentang siapa yang paling lama bisa merindu, mungkin Ditta akan jadi salah satu nominator yang berjajar diatas panggung, dan aku bertaruh dia yang akan membawa tropi penghargaan itu sebagai Orang yang Paling Betah Merindu. Menunggu. Yang tidak akan pernah berujung.

"Dimas... Kamu disana baik-baik kan?", sekali lagi dia bertanya dalam bisik. Bertanya kepada angin.

oOo

Dimas sedang berteduh diantara berjubelnya manusia. Dia tidak ingin basah karena hujan yang selalu berhasil menjadikannya terkena flu berat. Bukan hanya dalam hitungan hari, tapi minggu. Ibunya sudah telpon hampir genap enam kali, khawatir Dimas nekat menerobos hujan dengan mantel seadanya. Dia tidak memakai mantel tebalnya. Anak ceroboh yang selalu minta diingatkan. Dia tidak tau ada orang yang selalu berharap bisa mengingatkannya agar tidak lupa memakai mantelnya. Tapi Dimas terlalu tidak ingin tau. Atau bahkan dia benar-benar tidak pernah tau orang itu ada.

Beberapa hari dari hari itu, ada sebuah pos untuknya. Berisi sebuah buku, karya Ditta Indriana. Dan didalamnya terdapat sebuah note bergambarkan seorang gadis kecil memeluk bantal berbentuk hati erat. Serta sebuah alamat email yang sama dengan penulis buku itu. Ditta Indriana. Ditta Indriana. Ditta Indriana. Kini bibir itu tidak berhenti merapal namanya seperti sebuah mantra yang akan membawa Ditta Indriana sekejap hadir dihadapannya.

"Ditta Indriana", ketiknya. Dan dengan segera email itu terkirim.
"Saya Ditta, who's there?", email berbalas.
"Dimas Farerean. Makasih bukunya, aku tidak ingat punya teman bernama Ditta Indriana. Boleh tau kamu siapa? Maaf aku lupa."
"Aku Ditta. Ditta Indriana."
"Ditta... Ditta... Ditta..."

oOo

Mereka kini berbincang. Mereka kini bertanya dalam hati masing-masing. Adakah nama mereka disitu. Padahal mereka selalu disitu. Tidak pernah sekalipun berpindah. Berbagi getaran yang sama. Berdetak dengan satu irama. Cinta. Love is here. Now. Here (heart).


"Love is real, real is love | Love is wanting to be loved
Love is you | You and me
Love is knowing | You can be..."

30 Apr 2012

Old note


People come and go like a car at parking lot
Stay a while, gives some money then go and we don't know when will it back..
I have faith, that every-little-thing is gonna be alright.
This pain will never fail me to become stronger and be a better human.
With or without you I will be a boat that through and against the stream..